Journey

Catatan Hati

By
on
February 6, 2018

Ketika berbicara mengenai hati mungkin akan sedikit sulit untuk dilakukan, orang lain tidak akan bisa mendengarkan hatimu,kecuali kamu utarakan dengan ucapan itupun tidak selalu benar karena pasti selalu ada intervensi dari pikiran kita sendiri.

Lebih tepatnya kita sendiri yang harus mendengarkan kata hati kita.

Entah kenapa belakangan ini saya mulai risih dan kurang nyaman ketika berada di manapun entah di pekerjaan, di rumah atau dimana pun itu serasa ini tidak sejalan atau tidak sesuai yang saya rasakan.

Saya menyadari ini adalah sebuah kemunduran, yang membuat saya semakin tidak menentu dalam kehidupan.

Balik lagi saya bertanya-tanya kepada diri sendiri “saya kenapa ?” .

Jawaban pun tak kunjung datang. Yang terus terjadi ternyata pertanyaan itu seperti sebuah suara yang terus menerus berulang didalam pikiran saya.

Menyadari hal itu, saya mencoba mencari tahu apa kata hati sendiri.

Dulu saya bekerja, berpikir, dan bertindak dengan hati. Dan itu membuat hidup menyenangkan dan terasa sangat nikmat dijalani.

Kita pernah mendengar seorang pembunuh yang berdarah dingin tetapi ia sangat mencintai keluarganya. Atau seorang preman yang sangat mencintai anaknya.

Perilaku adalah cerminan dari pikiran dan pola kehidupan kita, tetapi hati adalah kebalikan dari itu semua.

Setiap jiwa di bumi ini memiliki hati nurani, anugerah paling murni dan memiliki pembawaan yang harmonis dengan kehidupan. Pikir saya

Seluruh tindakan yang dilakukan akan sangat bertentangan ketika hati kita tidak sejalan. Ini yang terjadi terhadap saya

  • Saya menyukai kesederhanaan, bukan tuntutan keadaan.
  • Saya menyukai orang yang berkata dan memiliki pembawaan yang lemah lembut.
  • Saya menyukai keselarasan pikiran bukan paksaan.
  • Saya menyukai tanggung jawab bukan sebuah gagasan yang seperti menyuruh.

Jika dijabarkan akan sangat panjang.
Itu semua kata hati saya.

Sifat dasar manusia yang paling tua, adalah membangkang dan mencintai kebebasan.
Menurut saya. Dan ini benar terjadi

Imbas dari semua itu adalah yang paling buruk , saya tidak suka terhadap segala sesuatu hal yang dipaksakan.

Ketika saya melihat “orang yang seperti itu” pasti berpikir.

– Apa kamu tidak lelah bermain drama
– Apa kamu tidak mencoba pendekatan lain
– Apa kamu sangat ingin diperlakukan baik
– Apa kamu sangat ingin mendapatkan pujian

Banyak sekali jika saya lanjutkan, ini yang terjadi pada lingkungan baik pekerjaan atau pun pergaulan.

Perlu diketahui ini pikiran yang mengambil alih sehingga pertanyaan sepihak itu terus muncul.

Saya merasa lelah sendiri mendengarkan pembicaraan yang terkesan manis diawal tapi busuk diakhir.

Arogansi yang selalu dikedepankan, bukan sebuah toleransi.

Akhir dari cerita saya ini. Mungkin akan berakhir ketika saya berpindah ke lingkungan dan tempat kerja yang baru.

Bahkan jika mungkin saya yang harus menciptakan lingkungan pekerjaan yang menyenangkan untuk orang-orang disekitar.

Quote today

Kadang pikiran kita selalu membohongi diri, namun hati tidak pernah berbohong sekalipun, – dalta

TAGS
RELATED POSTS
Rindu dan Kesendirian

March 13, 2018

Is this love?

December 21, 2017

Journey of Abah

November 19, 2017

Dalta
Karawang, Indonesia

Hanya seorang laki-laki biasa, berniat berbagi cerita mengenai kehidupan singkatnya.