Beli Handphone Baru atau Perbaiki Handphone yang Lama

Beli Handphone Baru atau Perbaiki Handphone yang Lama? Dilema besar seorang guru honorer

AMd, (AkuMuda.com) Tak bisa dipungkiri smartphone kini menjadi salah satu barang kebutuhan primer yang tidak bisa lepas dari genggaman orang-orang termasuk saya.

Smartphone ini erat kaitanya dengan keseharian baik itu dipekerjaan untuk menjalin hubungan lewat komunikasi atau sekedar sarana bermain game ketika saya bosan.

tapi apa kabarnya jika smartphone yang kita miliki ternyata terdapat masalah ketika digunakan entah itu fisiknya yang cacat akibat terjatuh atau kerusakan sistem.

pastinya kita langsung tidak bisa diam melihat peristiwa tersebut, siapa yang tidak sedih dan kecewa ketika barang kesayanganya rusak apa lagi smartphone yang sering kita gunakan.

saya mengalami dilema tak kala smartphone kesayangan saya tiba-tiba jatuh dan layarnya pecah memang awalnya hanya satu retakan layar biasa seperti “Satu Helai Rambut” dan tidak berpengaruh terhadap touchscreen dan lcd nya, jadi yang retak itu kaca bagian luarnya

bodoh nya saya ketika tahu tempered glass sudah pecah tidak langsung membeli yang baru.

ketika satu retakan tersebut membekas dan lama kelamaan tidak sadar smartphone tersebut terjatuh kembali dalam kegiatan saya berolahraga

maklum sebagai anak muda atau guru honorer muda sangat atraktif dan kreatif dalam berolahraga.

bagaimana tidak smartphone tanpa pelindung apapun saya taruh disaku depan baju saya

alhasil pas saya meloncat tiba-tiba smartphone tersebut jatuh . waduh …

Rasanya seperti hati yang pecah berkeping-keping ketika putus cinta ciyee 4L4Y.

Retakan kaca di smartphone saya pun bertambah menjadi goresan dan retakan yang mengganggu hhhhh lemas rasanya smartphone yang saya beli dengan hasil mengajar sehari-hari ini rusak parah.

beruntungnya masih berjalan normal, tidak ada kerusakan sistem bahkan touchscreen dan lcd nya normal ajaib dirasa masih berguna saya pun lebih hati-hati dan lebih protektif terhadap smartphone kesayangan ini.

tak masalah yang penting masih bisa digunakan dan dapat membaca text dalam pesan dan chatting. berjalan selama delapan bulan dengan smartphone berlayar retak permanen dan tidak sedap dipandang rasanya agak risih ya

akhirnya,

setelah dirasa uang saya cukup untuk membeli layar lcd yang baru saya coba-coba bertanya ke salah satu tempat service smartphone dikota saya,

dan ternyata layarnya belum ada atau belum tersedia bingung dong, iseng lihat-lihat di online store ternyata ada banyak yang menjual lcd smartphone saya dengan harga yang relatif terjangkau

Saya putuskan untuk membeli lcd baru tersebut dengan harga waktu itu sekitar Rp.150.000-,

dengan sabar menunggu selama 2 hari akhir nya datang juga lcd baru yang di pesan,

Saya tidak langsung membawa smartphone dan lcd ke tempat service tapi malah mencoba memperbaiki sendiri.

dengan bermodal video tutuorial di youtube dan pengalaman saya bongkar pasang sepeda motor,

lah jauh banget alasanya hahahah

Benar saja saya dengan mudah membongkar smartphone tersebut dan mulai mencoba memasangkan lcd baru

bodohnya saya lebih memilih menggunakan kemampuan dan intuisi sendiri hasilnya konektor lcd

atau yang biasa disebut fleksibel lcd nya putus dan rusak.

waduh celak benar.

Saya lemas dengan keadaan hati yang bermuram durja melihat kejadian tersebut

lantas saya pasangkan kembali lcd lama yang pada akhirnya tetap memiliki smatphone dengan lcd yang pecah

eh layar yang retak diluar.

waktu berjalan sekitar tiga bulan kemudian pada bulan September 2017 kemarin

saya memutuskan akan memperbaikinya lagi dan sekarang saya yakin karena tidak mau melakukan service sendiri lagi.

ternyata baru tahu seorang teman dapat memperbaiki lcd dan bisa juga disebut tukang service.

saya berpikir untuk membeli lagi lcd nya di toko online yang sama terkejutnya saya harganya naik menjadi Rp.200.000-, an.

hhhhhh bingung lagi kalau dipikir pikir pasti bakal habis 250.000 lebih nih.

pikiran pun kembali dilanda dilema yang parah antar Beli Handphone Baru atau Perbaiki Handphone yang Lama?…

pertanyaan ini selalu muncul dalam benak saya.

selama bulan tersebut saya terus menimbang dan berpikir matang-matangĀ  yang mana pilihan yang akan saya ambil,

maklum lah seorang guru honorer harus memliki pilihan budget dan harus selektif terhadap barang-barang yang di milikinya.

jangan sampai menyusahkan kebutuhan sehari-hari nantinya

keputusan saya beralih menjadi membeli Smartphone yang baru dan setelah mempertimnbangkan dan dipikir berulang kali,

kali ini alasan saya membeli smartphone baru ketimbang memperbaiki smartphone yang lama:

  • dengan smartphone baru saya tidak perlu memikirkan keluhan yaitu memory dan storage yang kecil
  • dengan smartphone baru saya lebih memiliki kinerja yang maksimal karena daya tahan nya yang masih terjaga dengan kapasitas baterai yang lebih besar
  • dengan smartphone baru saya lebih leluasa bermain game kesukaan saya maklum sering sekali dilanda bosan ya iya lah orang jomblo permanen. amit-amit
  • dengan smartphone baru saya lebih enak untuk mengelola posting ,memantau website-webisite saya.

dari ke-empat alasan tersebut saja saya sudah benar-benar memiliki pilihan final yang dirasa sangat tepat

dan juga harus bisa bertahan sampai tiga atau empat tahun kedepan.

dimana saya bisa memili uang tuntuk membeli smartphone tersebut

well guru honorer memilik berbagai macam keahlian diantaranya:

  • bisa menyesuakan diri dalam kondisi apapun istilahnya “Kuat Ka-era”
  • bisa menempatkan diri dalam segala eleman pergaulan masyarakat
  • memiliki pemikiran yang sangan luas terhadap segala perihal keuangannya

saya putuskan untuk meminta pinjaman dari pihak sekolah dengan bunga 0% dan alhamdulillah disetuju hari itu juga,

budget sudah tersedia dan smartphone baru sudah ditargetkan dengan bidikan yang saya rasa tepat setelah riset selama beberapa hari bahkan sampai satu minggu lebih.

Singkat ceritanya…

sekarang tanggal 08 Oktober 2017 saya masih belum memesan smartphone tersebut karena hari libur bakal lama prosenya.

saya akan beli pada hari kerja saja ah.

ingatya ketika berbelanja online harus hari kerja alasanya agar lebih cepat sampai dan lebih cepat pula proses ordernya oke.

ketika smartphone saya sudah tiba akan saya bahas dan terangkan kenapa smarphone ini menjadi pilihan saya seorang guru honorer dengan gaji yang terbatas.

nantikan bahasan saya selanjutnya pada “Solusi Smartphone untuk guru honorer bejiwa muda dan gaya” pada posting berikunya.

sekian dulu untuk kali ini buat kamu yang mengalami permasalahan seperti saya dengan smartphone yang rusak atau pun kasus kasus yang lain saya sarankan untuk membeli yang baru saja dan sesuaikan budget nya dengan baik,

karena ketika kerusakan nya sudah besar maka biaya service pun akan semakin membengkak

lebih parah ketika smartphone kamu sudah benar atau kembali normal pasti akan timbul masalah-masalah lainnya

ya iya lah namanya juga kehidupan pasti saja selalu ada masalah,

well untuk saya pribadi lebih memilih beli handphone Baru daripada memperbaiki handphone yang Lama dengan alasan-alasan yang gambalang diatas seperti yang sebutkan.

be a smart buyer Oke.

Baca posting lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *